Aku tidak pernah punya tempat untuk mengatakan bahwa Arga adalah rumahku. Bukan karena aku tidak ingin mengatakannya. Justru sebaliknya. Ada begitu banyak hal yang ingin kuceritakan kepadanya, tetapi tidak pernah benar-benar bisa kusampaikan. Tentang hari-hari ketika kepalaku terlalu ramai. Tentang malam-malam ketika aku tidak ingin berbicara kepada siapa pun. Tentang perasaan-perasaan yang bahkan sulit kujelaskan kepada diriku sendiri.
Arga selal...