Pengemis Berkebaya Merah

Oleh: Tya Fitria

Dia tak datang saat bersanding. 

Tapi, dia justru datang dan menangis kepadaku mengabarkan perpisahannya.

Dia memintaku memberinya lahan. Aku memberinya. 

Hidupnya mulai membaik. 

Kain dan boga kerap aku beri karena kedua tangannya kerap menengadah di depanku. 

Tak jarang, aku mengajaknya keliling kota, lalu bersantap mewah.

Aku mengira kita terikat, ternyata tidak. Dia hanya menyukai apa yang diberi, bukan siapa yang memberi.

Dia meracuni semua unt...

Baca selengkapnya →