Hutan Gantung

Oleh: Wina Sari Ardini

Aku ingat Yibaqa Sang Juru Tulis pernah bercerita padaku, "Ketika para dewa tak lagi mendengarkan permohonan pengikutnya, ketika yang mati tak lagi beristirahat dengan tenang, seorang pendeta buta bermimpi dalam tidurnya. Di dalam mimpinya, penglihatan sang pendeta sesempurna penglihatan elang. Dia melihat segalanya. Warna, bentuk, cahaya, dan bayangan dengan begitu jelas hingga air matanya tidak bisa dibendung.

     "Langit yang menaungi kep...

Baca selengkapnya →