Mio melompat ke tubuhku. Aku refleks. Berusaha menunjukkan wajah ceria. Aku tahu sebetulnya kucing tak begitu paham ekspresi manusia. Tapi perasaanku seolah mengatakan, aku harus menghargai Mio.
Apalagi dia satu-satunya kucing yang tak bisa bicara. Dia hanya bisa mengeong. Awalnya benar ia jadi ejekan. Untungnya setelah edukasi pakar kucing berseliweran di televisi, ejekan pada Mio berhenti. Memang tidak berhenti penuh, tapi yang mengejek...