Traces Left Behind

Oleh: Hans Wysiwyg

Aku mengantarmu sore itu ke bandara. Gerimis tak berhenti sejak malam.

Kamu mengajakku jalan-jalan menyusuri kafe di riverbank bantaran sungai di sisian Peunayong yang hangat, singgah menyesap Vanilla Latte sambil menikmati gerimis dan gemericik alun sungai di bawahnya. "Ini bukan perpisahan, hanya untuk menjaga ingatan dan kenangan," begitu ujarmu saat itu.

Besok kamu berangkat ke Jepang, membawa hatiku. Aku kira kamu hanya akan menjadi teman baik...

Baca selengkapnya →