Hadi bangun. Seperti biasa ingin buang air kecillah yang membangkitkannya. Jika tidak ia akan tetap di kamar.
Hari itu kumpul keluarga, Hadi tak menduga itu, ia kaget. Keluarganya pun berusaha bersikap normal saja. Alasannya emosi Hadi sangat tipis.
Meski tak di depan keluarganya, ia bisa membanting pintu atau menggebrak meja. Memang tidak ada yang takut.
Tapi, Robi, sang ayah, adalah duda dengan ekonomi yang kurang. Darimana ...