Seorang gadis beristirahat sejenak dari perjalanan panjangnya.
Bergetar hatinya, menahan segala kebingungan yang telah ia biarkan lama menancap di dada.
Tersungkur ia yang kini tak lagi bisa menatap mentari sepatuh bunga matahari lagi.
Kini ia tertunduk, hingga terjatuh segala yang ada di tangannya.
Dengan jantung yang berdenyut memanggil Sang Pemilik Denyut Jantungnya.
...
"Datanglah pada meja perjamuanku Tuhan. "
"Duduklah di sini walau meja, ku...