***
“Kamu terluka?” Kailana Akasha menghampiri seorang anak perempuan yang sedang menangis sendirian.
Anak perempuan itu menggeleng.
“Orang tua kamu di mana? Kenapa kamu sendirian?” tanya Kailana.
Alih-alih menjawab anak kecil itu menangis lebih keras.
Kailana melihat sekitar mencari petunjuk atau mungkin bantuan lain. Orang-orang angkuh, mereka hanya berjalan menuju tujunya, tak memedulikan orang lain.
“Mau permen, nggak? Kakak punya permen,...