Jembatan Penghubung

Oleh: Rere Valencia

‎Wahyu masih menonton televisi. Ia terlihat cemas. Bagaimana tidak? Putranya, Alfin, belum ada kabar sejak dua hari lalu.

‎

‎Sedang televisi menyiarkan demo di berbagai wilayah yang sudah berlangsung selama beberapa hari. Wahyu yang duda cerai tersebut berdoa, memohon pada yang kuasa, supaya putranya selamat.

‎

‎Dalam doanya ia mulai membayangkan putranya dulu. Dimana bersama sering melewati jembatan tak layak dengan arus sungai yang sanga...

Baca selengkapnya →