Awan mengambang di luar sana, menutupi cahaya rembulan. Jendela kututup rapat-rapat agar angin tak dapat menyelinap masuk ruangan. Aku menghidupi lampu pelita dengan seutas kayu berkepala api. Hangat cahaya membawa aroma kelapa sangrai samar-samar terasa.
Cahaya kecil pelita bersinar remang, menyinari lembaran kertas kosong di bidang mejaku. Namun ternyata si kecil ini sangat egois. Ia dengan sadarnya mengabaikan semua naskah di ruang-kamarku. Rib...