Terkadang, aku memikirkan bagaimana kita bertemu kembali setelah sekian lama hanya mendengar kabar dari orang lain.
Pertemuan aku dan kamu sempurna seperti intermission dalam film. Aku melihat begitu jelas tatapanmu yang sama seperti dulu. Lalu kamu memanggil nama depanku dengan senyuman khasmu.
Aku masih gugup karena itu.
Slow motion masa lalu terputar candu. Kenanganmu membawaku ingin menawarkan secangkir teh. Kamu mengiyakan tanpa ragu.
Kita membi...