1 Rumah 2 Cinta

Herman Siem
Chapter #28

Kembali Pada Cintanya

Semua hening berselimut dalam kesedihan, teramuk marah kian tidak padam dari wajah-wajah yang menyayangi Carlos kini sudah tidur selamanya.

Tatapan sinis dua mata Raharja, segimana ia tidak terima telah kehilangan cucunya. Terdiam menunduk penuh kesalahan Anwar tidak berani menegakkan kepalanya melihat kenyataan betapa sungguh sayang sekali Anisa, Niar dan Raharja pada Carlos.

"Uhh! Huhh! Yah!" ditariknya lengan kanan Rifan.

Maksud Niar cepat bangunkan Carlos dari balik selimut gundukan tanah bertebaran aneka kembang.

"Anisa?" Mirah menghmpiri merasa bersalah.

"Loe jangan ngerasa bersalah Mirah. Sekarang Carlos sudah kembali pada cintanya. Allah sangat sayang dan mencintai Carlos," dipeluk Mirah erat oleh Anisa.

"Anisa maafkan aku," kata Anwar.

"Tidak ada yang perlu dimaafkan Anwar. Kepergian Carlos kali ini tidak lagi membawa kesedihan. Carlos sudah menemukan Ayahnya, selama ini dia begitu sekali merindukan pelukan seutuhnya dari Ayahnya. Tapi sekarang Carlos sudah mendapatlan pelukan cintanya, yaitu pelukan Allah yang selalu bersamanya," tutur seraya memaafkan Anisa dengan kesalahan Anwar.

Langit seraya teduh, namun terasa sejuk setiap sentuhan semilir angin mengulik setiap kalbu agar tetap tegar walau dalam rundung kesedihan. Siang itu tidak adalagi rasa amarah dan egois, semua hanya terdiam berdiri hening mengusir setiap rasa egois dari relung hati masing-masing.

"Anisa maafkan Ibu," ujar Tatu, tapi tidak terjawab oleh menantunya.

Lihat selengkapnya