:
:
:
"Wkwkwk, hihi, awok awok awok"... Bintang yang masih saja tertawa-tawa tak jelas
"BINTANG!! udah berhenti!! Ketawa berlebihan!! gak lucu tau! kamu ini kenapa sih??" Lupi berbicara dengan nada tinggi dan juga prihatin dan khawatir
"Hahaha, a_aku tidak b_bisa menahannya pfft hhahaaha.." Bintang
"Konco ne Bintang, coba kamu chek keadaan Bintang saat ini, dia aneh banget sejak lihat kucing tadi...... eh?? kucing tadi kemana??...... kok hilang??" bingung dan mencari keberedaaan kucing tersebut
"Iya, tapi tunggu dulu, beri aku waktu dulu untuk berpikir..... sepertinya aku ingat dengan hewan jenis ini..." berjalan mondar mandir kayak gergaji
"Hmmm... sudahlah... pangeran Bintang bisakah aku meminta ponsel mu??" pinta Temannya Bintang
"Hahhahaha, hihi, ini, hehe" Bintang meminjamkan ponsel yang diambil dari sakunya kepada Tatang dan Tatang pun mengambilnya
"Aku tau jenis ini tapi aku lupa namanya, jadi aku bakal cari di mimi ai" Temannya mulai mengetik sesuatu pada mimi ai
"Ketemu!!... sudah kuduga ternyata ini, namanya "MARPELO CAT" ini sejenis yang tidak agresif, makanya itu ketika dia oleh orang asing biasa saja, tapi..." Temannya Bintang menjeda kalimat untuk mengambil napas
"... Kucing ini sejenis kucing sensitif, itu lah mengapa setelah Bintang sedikit bercanda, tadi sama marpelo cat, kucing itu marah dan menyerang dengan serangan yang unik, seperti yang dilakukan kucing tadi, menyebari bulu-bulunya yang cantik dengan tarian orang pantai, untuk menghilangkan ketawa berlebih tadi, katanya tertulis harus... joget tok tok katanya..." Temannya Bintang dan Lupi memasang wajar datar dan mengerukkan dahi dan menoleh ke Bintang
Bintang hanya terdiam memasang wajah datar mengerutkan dahi dan.."kupasrahkan semua kepadamu tuhan.." dan juga masih ketawa-ketawa
"Terus juga, ketika joget tok toknya didepan kucing tadi, dan harus disukai sama kucingnya... yasalam, yang sabar-sabar" Temannya Bintang merasa kasihan sama Bintang
"Hihi, Yasudah jangan lama lagi, hihi, tolong cariin kucing joget tadi, hihi.." Bintang
"Marpelo cat kali..." Temannya dan Lupi menyipitkan mata ke Bintang
"Iya pokoknya gitu hihi" Bintang sembari mencari keberadaan kucing tadi
"Eh, kalau di lihat-lihat... adek Intan Payung kemana, kok tiba-tiba ngilang kayak enderman??" Lupi tengok kanan kiri mencari Zakira
Tiba-tiba ada suara seseorang memanggilnya
Hei kalian semua!!, cepat kemari ada yang mau kutunjukin!!" Zakira berteriak dari kejauhan untuk memanggil mereka
"Nah itu dia, yuk samperin" temannya Bintang, terbang menemui tempat Zakira
"Iya... tunggu Ra !!" Lupi menuju tempat Zakira dengan berlari dikit Bintang pula yang jalan duluan didepan Lupi
Sesampainya mereka tempat yang di tuju Zakira
"Akhirnya sampai huft..."merasa kelelahan
Menghela napas