Raya menatap lekat jam di atas meja. Sunyi malam membuat setiap detak benda bundar itu terdengar sangat konstan, berisik, dan kini terasa seperti ejekan yang disengaja.
Kamar kosnya terasa terlalu sempit, terlalu pengap untuk menyimpan ingatan-ingatan yang mati-matian ingin ia lupakan.
Ia memalingkan wajah dengan gusar. Tatapannya tertuju pada boneka beruang yang duduk manis di sudut kasur. Sesak yang sejak tadi berusaha ia tekan merambat naik ke dada.
Dengan gerakan tergesa, Raya berlutut di lantai, menarik kardus kosong dari bawah ranjang hingga menimbulkan bunyi berdecit.
Ia menyambar boneka beruang itu, melemparnya ke dalam kardus. Jam meja ditarik kasar, disusul beberapa buku jurnal lama bermotif usang. Semua menyatu di dasar kardus.
Raya menarik napas dalam-dalam. Wajahnya dipasang datar, kaku.
Sambil mendekap erat kardus yang ternyata terasa lebih berat dari dugaannya, Raya berdiri dan memutar kunci, membuka pintu kamar dengan langkah pasti.
Niatnya sudah bulat: membuang semua barang itu ke gudang bawah malam ini juga.
Namun, baru dua langkah keluar, gerakannya langsung tertahan.
Di kursi kayu panjang depan kamar seberang, Pak Halim sedang duduk. Lelaki tua itu tampak larut dalam lamunan, ditemani kepulan asap rokok kretek yang bergerak lambat, menggantung malas di udara malam yang dingin.
"Mau ke mana, Raya?" tanya Pak Halim. Suaranya memecah keheningan, datar tapi dengan nada ramah yang khas.
Raya sedikit tersentak. Ia berdehem kecil, mencoba menguasai diri yang sempat kagok. "Mau ke gudang bawah, Pak. Mau nyimpen barang-barang yang udah gak kepake," jawabnya sambil membetulkan posisi kardus di pelukan.
"Oh..." Pak Halim manggut-manggut lambat. Matanya melirik sebentar ke arah kardus di pelukan Raya, lalu tersenyum tipis. "Kirain Bapak, kamu mau ke minimarket depan."
Raya menghentikan langkah yang sempat terayun. Ia terdiam sejenak, menangkap rasa sungkan yang besar yang sengaja disembunyikan dari balik suara serak tetangganya itu. Ada jeda sebelum Raya akhirnya merespons.
"Memangnya... Bapak mau nitip apa?"