168 Jam

Kal Q Fawzie
Chapter #19

Ketua Sekte Rujak

Jarum jam di dinding kantor menunjukkan pukul tiga sore.


Suasana kubikel mulai diselimuti rasa kantuk yang berat, hanya terdengar suara ketukan keyboard yang melambat dan dengung pelan pendingin ruangan. Raya masih menatap layar monitornya, mencoba fokus menyelesaikan sisa pekerjaan administrasi di mejanya.


Tiba-tiba, sebuah gelas plastik kosong mendarat di dekat keyboard-nya dengan bunyi klotak yang pelan. Raya mendongak.

Di samping kubikelnya, Asti sudah berdiri sambil menggoyang-goyangkan gelas plastik berisi beberapa lembar uang kertas itu, memicu suara gemerincing koin di dalamnya.


Raya menaikkan alisnya. Biasanya, Susan dari divisi sebelah yang selalu keliling membawa gelas kosong seperti itu untuk menggalang dana camilan sore. Selama ini, Raya hampir tidak pernah absen untuk menggelengkan kepala dan menolak halus setiap kali Susan datang.


"Tumben, As, hari ini ‘Ketua Sekte’ sendiri yang turun gunung?" tanya Raya sambil terkekeh pelan.

Lihat selengkapnya