168 Jam

Kal Q Fawzie
Chapter #28

Jam Empat Sore

Raya bergegas untuk pulang.


Hari ini hari Sabtu, jadi kantor hanya buka setengah hari. Jam dua belas siang, dia sudah bersiap-siap untuk pulang.


Sebelum mematikan komputer, matanya sempat tertuju pada memo kecil yang ia tempel di sudut layar monitornya: Jam 16:00 menyaksikan Gilang sepak bola.


Namun, tepat ketika dia baru saja berdiri dan bersiap melangkah, tiba-tiba Pak Gunawan menghampirinya. Raya sempat tertegun.


Tidak biasanya atasannya ini menghampiri meja karyawan seperti ini. Biasanya, Pak Gunawan selalu terlihat dingin dan hanya sekadar membicarakan perihal pekerjaan seperlunya saja. Pria itu melangkah keluar dari ruangannya sambil membawa sebuah map tebal dan satu paper bag.


"Raya, sori mengganggu sebentar. Ini tolong anterin dokumen sama ada titipan buat Pak Bhaskoro. Kebetulan searah kan dengan jalan pulang kamu?" tanya Pak Gunawan.


Raya melirik jam tangannya, lalu pandangannya beralih ke memo kuning di sudut monitor.


"Aduh, maaf, Pak..." Raya menggantung kalimatnya, tangannya agak ragu merapikan tali tas di bahu. "Sebenarnya jam empat nanti saya ada janji..."

Lihat selengkapnya