“Teruslah perbanyak teman, Noel,” ujar abang sepupuku yang kali ini mengunyah kacang kulit. “Kunci kesuksesan, katanya, berada di pergaulan. Kalau disakiti, dibalas. Dan, jangan terlalu dimasukin ke hati kata-kata temanmu, Noel. Itu justru akan membuat Noel jadi semakin kuat.”
***
Bel sekolah berbunyi. Pertanda pergantian jam pelajaran. Guru Matematika, Pak Effendi, masuk. Aku terhenyak dan tergesa-gesa memasukkan segala hal yang berhubungan dengan pelajaran Bahasa Indonesia. Aku bingung kenapa bisa kebetulan seperti itu. Baru saja, kemarin itu, ada salah seorang sepupu yang bercerita tentang persahabatan. Eh, hari ini aku malah membaca sesuatu hal yang menurut aku cukup bermakna