Sudah menjadi kebiasaan setiap hari kamis. Jam pertama, mata pelajaran Olahraga. Begitu bel berbunyi, Pak Maruap sudah mewanti-wanti murid-murid kelas 1 -1 agar langsung mengenakan kaus olahraga semenjak dari rumah. Langsung berkumpul di lapangan bola basket, meskipun Pak Maruap belum hadir.
Aku pun begitu pula. Yang sama seperti murid-murid lainnya, yang juga teman-teman sekelasku. Sejak dari rumah, aku sudah mengenakan seragam olahraga SMP Marius yang berwarna belang putih-biru dongker.
Hari ini ada yang berbeda dari teman-teman. Bahkan ada beberapa murid yang masih mengenakan seragam kemeja kotak-kotak biru dan celana pendek berwarna hitam. Yang masih berseragam seperti itu, kuperhatikan, mereka malah asyik mengobrol. Salah satu dari mereka, yaitu Yosua, sedang asyik membaca tabloid olahraga. Aku mengintip dan ternyata Yosua sadar.
Erick terkekeh dan bersenda gurau. “Emang lu ngerti bola, Noel?”
Aku hanya nyengir.
“Halah,” canda Yosua ikut nyengir pula. “Dia mana ngerti bola. Lu tahu sendiri, kerjaannya cuma bengong setiap pelajaran Olahraga.”
“Yah, kasihin ke dia aja tabloid-nya, Yos,” kata Erick yang serta merta langsung membuka kemeja kotak-kotak biru tersebut.
Sekonyong-konyong murid-murid perempuan langsung histeris. Yuli bahkan melempari Erick dengan kapur tulis dan berseru, “Di kamar mandi kenapa, Rick, ganti bajunya. Jangan di kelas.”
“Malas, ah,” jawab Erick sambil mengenakan kaus olahraga. “Kamar mandi Marius bau, soalnya. Jorok banget!”
Yosua tertawa dan menyerahkan tabloid olahraga tersebut ke tangan aku. “Nih, kalau mau baca. Kayaknya lu senang juga baca tabloid olahraga. Kirain cuma hobi baca Bobo atau Fantasi aja.”
Setelah itu, Yosua mengeluarkan kaus olahraga dari dalam tas. Ia mengikuti jejak Erick. Sama-sama berganti pakaian di dalam ruangan kelas. Sementara aku, mulai membaca baik-baik apa yang tertuang di dalam tabloid olahraga tersebut. Di kaver depan, ada gambar seorang pesepakbola berkepala plontos. Ia mengenakan seragam bola berwarna garis biru dongker dan hitam. Judulnya tertulis besar-besar.
“RONALDO CEDERA LAGI! APA MASIH BISA IKUT PIALA DUNIA?”