Valentine sudah lewat. Yang menurut aku biasa saja. Mungkin karena aku belum punya pacar. Makanya terasa biasa saja. Namun, di mata Erick dan Patricia, Valentine tahun ini terasa luar biasa.
Aku masih terngiang-ngiang saat Erick memberikan coklat batangan ke teman-teman. Namun, untuk Patricia, coklatnya berbeda sekali. Yang lainnya itu hanyalah Silverqueen. Sementara Patricia mendapatkan Toblerone. Secara harga, Toblerone lebih mahal. Secara rasa, masih lebih enak Toblerone. Itu ibarat sebuah perbandingan antara es krim Magnum dan Conello. Jelas Conello, lah.
“Cie, Erick… lagi nembak, nih, ceritanya."
“Apaan sih lu, Mil? Kan, lu juga dapet.”
“Ih, sama Patricia doang yang dikasih Toblerone. Gue sama yang lainnya, kenapa cuma Silverqueen?”
“Bersyukur ada yang kasih di hari Valentine. Silverqueen juga coklat batangan juga.”
“Iya, iya, tahu, deh. Yang udah kesengsem sama Patricia.”
“Apaan sih, Nila. Gue kasih Toblerone ke Patricia sebagai ungkapan terima kasih. Dia udah sering baik banget ke gue. Nggak lebih.”
“Pret, Rick! Wajah lu menunjukkan sebaliknya. Berdusta kamu ini, Rick.”
Aku masih terbayang kejadian di tanggal 14 Februari yang lalu. Penasaran juga, baik Erick dan Patricia itu, ada hubungan apa? Sudah resmi berpacaran? Atau, belum? Eh, apa namanya? Istilahnya itu hubungan tanpa status, bukan?
Terdengar ada yang menyanyikan sebuah lagu. Ternyata itu berasal dari Nila. Temanku yang gendut itu menyanyikan lagu yang katanya soundtrack dari film Indonesia yang masih tayang di bioskop.
“Ada apa dengan Patricia, perbedaan aku dan engkau, biar menjadi bait, dalam puisi cinta terindah…”
Oleh Nila, sebagian liriknya diganti. Kata ‘Cinta’ diubah menjadi ‘Patricia’. Konon Cinta merupakan nama tokoh perempuan di film yang disutradarai oleh Rudi Soedjarwo tersebut. Cinta yang pecicilan, akhirnya jatuh ke dalam pesona laki-laki pendiam macam Rangga, yang senang menyendiri dan menenggelamkan dirinya sendiri dalam buku-buku.
Seharusnya liriknya seperti ini.
Wahai pujangga cinta biar membelai indah
Teladani kalbuku
Jujurlah pada hatimu
Ada apa dengan cinta
Perbedaan aku dan engkau
Biar menjadi bait