Blurb
Diam-diam, Wibowo dan Lusi tersenyum sumringah melihat warung Mie Ayam Bakso Pak Bowo penuh sesak oleh pengunjung. Tampak jelas mereka begitu lahap dan rakus menyantap mie ayam maupun mengunyah bakso hasil karya suami istri itu.
Namun, dibalik lezatnya mie ayam serta kenyalnya bulatan bakso, tersimpan kengerian yang tidak pernah terbayangkan oleh akal sehat manusia.
Wibowo dan Lusi menciptakan setiap bulatan bakso menggunakan bahan utama daging segar manusia. Ya, tidak salah dengar, "daging segar manusia."
Selama kurun lima tahun, Wibowo dan Lusi telah menangkap 21 manusia untuk dijadikan bulatan-bulatan bakso, siomai, tahu bakso, nugget, kerupuk, serta olahan daging lainnya.
Lantas, siapa saja deretan nama yang sudah diubah menjadi bulatan bakso?
Bagaimana cara sepasang suami istri itu melakukannya?
Terakhir, apakah Wibowo dan Lusi hanya berburu 21 daging manusia saja?
******
Begitu pintu kulkas dibuka, Wibowo sedikit tertegun.
Tepat di depan matanya, terpampang potongan kepala Bagas yang sudah membeku. Butiran es bertebaran di sekitar kulit wajah, bulu mata, bulu hidung, bibir atas bawah, dan hampir permukaan rambut tebalnya memutih lantaran berbalut butiran es.
Wibowo tersenyum lebar menatap potongan kepala Bagas.
"Bu. Ini kepalanya Bagas mau kita apakan? Kita buat apa lagi?"
#FalconxKwikku
#BerkaryaBersamaKwikku