Blurb
Faiz, Hendra, Saputra, dan Rifky punya satu kesamaan: mereka semua duda. Gagal dalam pernikahan, dan sekarang menghabiskan malam-malam mereka di warung kopi pinggir jalan, saling menertawakan nasib sendiri.
Lalu ada Fadillah. Usianya paling tua di antara mereka, 45 tahun—tapi anehnya, dia satu-satunya yang belum pernah menikah. Tidak pernah bercerita soal mantan, tidak pernah menjelaskan kenapa. Setiap kali ditanya, jawabannya selalu sama: "Belum waktunya."
Sampai suatu malam, seorang perempuan asing muncul di warung itu dan memanggil nama Fadillah dengan cara yang membuat empat sahabatnya membeku. Malam itu juga, rahasia yang disimpan rapat selama lebih dari dua puluh tahun mulai retak—dan mengubah segalanya yang mereka kira mereka tahu tentang sahabat paling tenang di antara mereka.
4in1 adalah cerita tentang lima laki-laki yang menemukan keluarga bukan dari pernikahan, tapi dari kebiasaan sederhana: selalu ada tempat kosong di meja itu, untuk siapa pun yang butuh pulang. Ada tawa garing khas obrolan warung kopi, ada luka yang perlahan sembuh, dan ada satu rahasia besar yang akan menguji arti sesungguhnya dari persahabatan.
Empat duda. Satu perjaka. Lima sahabat. Dan satu rahasia yang akhirnya harus diceritakan.