6 Pintu Rumah

Lilyandra
Chapter #16

Yang kembali

Suasana ricuh setelah aku menyebutkan nama Kak Burata, mereka semua mengelilingi kami, wajar sih Burata adalah orang yang populer di sekolah. Semua mengambil kesempatan untuk berbicara pada Burata.


“Ayo ikut aku!” tangan Altera ditarik oleh Burata.


Namun seperti dihalangi pagar mereka saja belum tentu bisa keluar dengan selamat.


“Baik-baik adik adik semuanya, minggir dulu ya, sekarang aku tidak ingin diganggu apalagi kalian”


Raut wajah Burata benar-benar sangat menyeramkan, dingin tak berperasaan, tapi saat berbicara dengan Altera tadi, seperti musim semi yang hangat. Semua sangat takut sehingga memberikan ruang untuk mereka pergi menjauh dari Burata.


Altera hanya mengikuti Burata, langkahnya yang tak terlalu cepat namun tetap membuat Altera sangat kesulitan. Sampai akhirnya tongkat yang ia pegang jatuh. Mereka pun menghentikan langkah mereka.


“Maafkan aku, aku tak memperhatikan kondisimu sekarang.” Burata mengambil tongkat yang tadi jatuh.


“Tidak apa-apa!” Altera melihat sekeliling, ia melihat bahwa ia berada di taman belakang, taman yang indah, dengan ada tempat duduk yang sangat teduh.


“Kakak ingin berbicara” burata tanpa basa-basi langsung mengatakan apa yang ia ingin katakan,


“Apa yang mau kakak bicarakan?” Tanya Altera.


“Tolong katakana pada kedua kakak kita dan papa juga mama, sekarang aku tak bisa menemui mereka!” Altera terkejut, kenapa dia tak mau bertemu dengan papa, mama dan keluarga.


“Tidak kak, bagaimana bisa aku melakukan itu, Altera katakana pada semuanya ya, semuanya mengkhawatirkan kakak, ya” Altera mencoba meyakinkan kakaknya.


“Tidak Al, ini belum waktunya, kau sudah kembali saja aku sudah sangat tenang, tapi aku tidak bisa kembali kumpul bersama keluarga, tidak bisa” Burata benar benar bertekat untuk tidak pulang.


Lihat selengkapnya