Blurb
Noel Arrivan kehilangan segalanya ketika distonia merenggut kemampuannya bermain piano. Dua tahun kemudian, ia tak punya alasan untuk bertahan, sampai seorang pria berjas hitam dan dasi merah muncul di aula konser yang sunyi.
"Waktumu tinggal tujuh hari lagi."
Dalam tujuh hari terakhirnya, Noel dan sang malaikat maut menelusuri pertanyaan-pertanyaan yang selama ini ia hindari, tentang Tuhan yang tak menjawab, tentang identitas yang runtuh, tentang makna yang tersisa ketika harapan sudah habis.
Ini bukan cerita tentang kematian. Ini tentang bagaimana seseorang belajar, untuk pertama kalinya, apa artinya hidup.