Sembilan

ken fauzy
Chapter #6

BUKAN HOAX

Siwon berdiri di depan klinik dokter gigi itu lagi. 

Ia menarik dan menghela nafas lalu melangkah masuk. Di meja bagian pendaftaran terlihat seorang wanita paruh baya yang sedang mengetik menghadap komputer, dan tanpa menoleh mengucapkan, “Selamat siang…ada yang bisa di---” tetapi kalimatnya tak dilanjutkan lagi, ketika ia mendengar suara berdehem dan air wajahnya seketika berubah ketika melihat Siwon yang datang. “Siang Bu…masih inget sama saya?” sapa Siwon cengengesan.

Wanita itu menatap Siwon, mengangguk. “Saya ga perlu daftar lagi kan?” sindir Siwon, wanita itu mengangguk lagi, “Bagus, kalau gitu sekarang saya mau langsung ketemu Pak Dokternya.” Wanita itu meraih telepon di sebelahnya. Siwon menunggu wanita itu bicara di telponnya, Siwon menduga pasti wanita itu sedang bicara dengan Pak Dokternya. Telepon diletakkan, wanita itu menganggukkan kepala pada Siwon lalu mempersilahkannya ke ruang dokter.

“Nah gitu dong, cepat dan tidak bertele – tele kayak kemaren,” celetuk Siwon.

Pintu ruang praktek diketuk, terdengar suara mempersilahkan masuk dari dalam. Siwon mendorong pintunya. Tampak wajah dokter yang sedikit tegang ketika melihat Siwon masuk. Siwon bisa merasakan ketegangan itu. “Siang Dok…masih inget saya kan? Saya yang kemarin cabut gigi…” sahut Siwon sembari duduk. Dokter itu mengangguk – ngangguk, berkata sedikit gugup, “Tentu, tentu…sa, saya masih ingat…mmmh…Mas Miwon kan?”

“Siwon Dok, Siwon…bukan Miwon…bumbu penyedap kali ah.”

“Oh iya, Mas Siwon…” ujar Dokter tersebut meralat dengan senyum yang canggung, “Ada yang bisa saya bantu? Ada apa Mas Siwon datang lagi? Apa bekas cabutan gigi kemarin masih terasa sakit?” Siwon menyandarkan tubuhnya dan mendongakkan kepalanya sebentar menatap langit – langit ruangan seraya menghela nafas, Siwon kembali ke posisi duduknya semula, matanya menatap dokter itu. “Saya pikir Dokter pasti tahu maksud kedatangan saya kesini lagi…”

Dokter itu menelan ludah. “Jawab jujur Dok…apakah kemarin saat saya dicabut gigi, saya sempat mati suri karena dosis bius yang Dokter berikan pada saya terlalu tinggi?” tanya Siwon tanpa tedeng aling – aling seraya mencondongkan tubuhnya ke arah dokter membuat dokter itu sedikit menarik tubuhnya. “Eh, ehem!...Jawab jujur…iya…iya…” jawab dokter itu.

“Ya elah ga usah pake ‘jawab jujur’ lagi Dok, jadi kayak games di Tonight Show Vincent Desta aja deh…dan jangan ragu - ragu gitu jawabnya Dok, saya hanya butuh kepastian aja, tenang Dok, saya ga akan nuntut kok,” tukas Siwon.

Dokter itu menganggukkan kepala, “Iya, iya, betul anda sempat mati suri, hufhhh, akibat saya lalai memberikan dosis bius yang terlalu tinggi…saya berusaha membangunkan anda lagi, dengan berbagai cara tapi anda tetap tak bergerak…hingga saya seperti melihat sekelebat cahaya masuk ke dalam tubuh anda, dari situ tak lama kemudian anda terbangun…dan semua seperti yang tidak terjadi apa – apa…”

Siwon mengusap wajahnya mendengar penjelasan dokter tersebut, itu berarti Angel tidak berbohong padanya.

 “Kenapa Dokter tidak mengatakannya pada saya kemarin?” sesal Siwon. “Maafkan kelalaian saya, saya pikir itu tidak perlu diceritakan melihat anda juga sehat – sehat saja…” balas dokter. Siwon berdiri dari kursinya, “Baiklah Dok, hanya itu maksud kedatangan saya sekarang, ingin memastikan kejadian itu saja…terimakasih…saya permisi dulu…” Siwon melangkah dan membuka pintu.

“Tapi Mas Miw…eh Siwon…cahaya yang saya lihat masuk ke dalam tubuh anda itu apa ya?” tanya dokter penasaran. “Ah, itu Dokter salah lihat…” jawab Siwon tersenyum, “Mari Dok, selamat siang…” kemudian Siwon menutup pintunya.

Lihat selengkapnya