Jojo membuka matanya.
Dan tampak di sebelahnya Micha sedang duduk menungguinya di kamar rawat ini. “Cha…” lirih Jojo memanggil. Micha yang terkantuk segera membuka matanya lalu menoleh. “Cha…maafin aku,” ujar Jojo. Micha bangun dari kursinya lalu berdiri di sebelah Jojo. Matanya menatap dalam wajah kekasihnya itu. “Beruntung, kecelakaan itu tidak merenggut nyawamu…dan nyawaku…” ucap Micha lirih.
Jojo mengusap wajahnya, tampak penyesalan di rautnya. “Sudah berapa lama kamu pakai itu Jo?” tanya Micha. Jojo menghela nafas, “Tiga bulanan ini…” Micha menggelengkan kepala, Jojo menunduk. “Dan uang yang aku kasih kemarin, pasti untuk membeli barang itu juga kan?” selidik Micha. Jojo mengangguk. “Ya Tuhan…” gumam Micha menarik nafas seraya menggelengkan kepalanya, menahan sesal dan kesal.