Matahari telah tinggi tepat di ubun – ubun kepala.
Sebuah lapangan terbuka yang hanya ditumbuhi rumput kering, tanah – tanah yang meretak dan angin yang menghembuskan debu ke udara. Seharusnya menjadi sebuah lapangan parkir bagi sebuah gedung perkantoran tapi karena pembangunan gedungnya tidak lagi berjalan maka semua di lokasi itu menjadi terbengkalai. Kerangka – kerangka besi yang dibiarkan berkarat, tanah lapang luas yang menjadi meranggas. Di situ, di ujung timur lapangan telah berdiri Gie dan teman – temannya. Mereka tampak bersiap. Ada sekitar 10 orang anak muda yang di tangannya memegang berbagai senjata; tongkat baseball, gir motor, potongan kayu dengan paku di ujungnya dan pisau.
“Udah lo kasih tahu lokasinya?” tanya Gie pada temannya.
“Udah Gie, mereka pasti datang, kita udah kirim tantangannya,” jawab temannya, Gie mengangguk.
-------------------------------------------------------
Sebuah mobil melesat di tengah ramainya lalu lintas.
Micha yang berada di belakang kemudi tampak cemas. “Cha, makasih ya lo segera datang bawa mobil setelah gue telpon,” sahut Siwon dari kursi belakang.
“Gue yang harusnya terimakasih sama kalian, karena sudah menyelamatkan nyawa gue kemarin, ga kebayang kalau kalian berdua ga sengotot itu untuk mencegah gue pulang bareng Jojo, mungkin gue udah ga ada di sini…makasih ya gaes,” ujar Micha, Siwon dan Ryu tersenyum dan mengangguk berbarengan. “Itulah gunanya teman Cha, saling menolong,” sahut Siwon. “Tapi sekarang yang penting, kita harus cari adeknya Ryu nih. Kita cari kemana adek lo ya? Kita udah datengin tempat – tempat nongkrong geng motor adek lo itu, tapi mereka ga ada,” ujar Micha was – was.
Ryu menggaruk kepalanya kesal, ia pun tampak tak tahu lagi harus kemana. Tiba – tiba telepon genggam Ryu berbunyi. Ryu segera mengangkatnya, “Iya Bang…ada info?” Ryu terdiam mendengarkan, beberapa saat kemudian, “Ok Bang, makasih banyak.” Siwon dan Micha sudah tak sabar ingin mendengar informasinya juga. “Gimana Yu?” tanya Siwon dan Micha hampir bersamaan setelah melihat Ryu menutup telepon genggamnya.