ADA BANYAK AKU YANG TAK KUCERITAKAN
Prolog
Oleh : Kemala88
Aku tidak tahu harus memulai cerita ini dari mana. Aku hanya ingin menuliskannya, mungkin ada banyak aku yang tak ku ceritakan. Mungkina ada banyak aku di luar sana yang merasakan hal yang sama.
Ada banyak hal yang ingin ku tuliskan, tetapi setiap kali mencoba memulainya, aku justru bingung harus bercerita tentang apa terlebih dahulu. Tentang diriku sendiri, tentang orang-orang yang pernah hadir dalam hidupku, tentang hal-hal yang membuatku kecewa, atau tentang mimpi-mimpi yang sampai sekarang masih kuusahakan.
Entahlah.
Kadang-kadang, aku merasa hidupku biasa saja. Tidak ada yang terlalu istimewa untuk diceritakan, tidak ada pula sesuatu yang cukup besar untuk membuat orang lain tertarik mendengarnya. Aku hanya menjalani hari seperti kebanyakan orang. Bangun pagi, melakukan apa yang harus kulakukan, bertemu orang-orang, sesekali tertawa, lalu kembali menjalani hari berikutnya.
Namun, semakin kupikirkan, semakin aku sadar bahwa ternyata ada banyak hal yang selama ini kusimpan sendiri.
Ada cerita yang tidak pernah selesai kuceritakan. Ada perasaan yang bahkan tidak pernah berani kuakui. Ada keinginan yang hanya kusimpan dalam hati karena aku tidak tahu bagaimana cara menyampaikannya. Bukan karena aku tidak ingin orang lain tahu, tetapi terkadang aku sendiri kesulitan menjelaskan apa yang sebenarnya kurasakan.
Ada hal-hal yang terasa begitu sederhana ketika dipikirkan sendiri, tetapi menjadi sulit saat harus diucapkan. Ada perasaan yang ingin kusampaikan, tetapi aku takut kata-kataku justru menimbulkan kesalahpahaman. Pada akhirnya, aku memilih diam dan membiarkan orang lain menebak-nebak, meskipun aku tahu mereka tidak mungkin benar-benar mengerti.
Aku sering merasa ingin bercerita kepada seseorang. Tentang hal-hal kecil yang terjadi hari ini, tentang sesuatu yang tiba-tiba membuatku sedih, atau tentang pikiran-pikiran yang datang ketika malam mulai sepi.
Sayangnya, keinginan itu tidak selalu mudah diwujudkan.