Adi Karsa

E. Karto
Chapter #24

Stigma yang membunuh


Awal tahun baru lagi kali ini dibuka dengan tamparan keras bagi Karsa.

Pagi itu,saat ia hendak mencairkan bantuan sosial rutin untuk ayahnya di kantor desa,petugas menatapnya dengan pandangan yang sulit diartikan.

"Maaf,Karsa. Data Bapak Dodi sudah dicoret dari daftar penerima bantuan," ucap petugas itu datar sembari menggeser layar komputer.

Karsa tertegun. "Maksudnya dicoret bagaimana,Pak? Kondisi Bapak saya masih sakit,dan saya cuma kerja serabutan."

Petugas itu menghela napas,lalu membacakan alasan yang tertulis di sistem. "Di sini tertulis ada laporan valid bahwa Bapak Dodi adalah pensiunan yang memiliki dana bulanan tetap. Selain itu,tertulis juga kalau anaknya kamu,Karsa memiliki penghasilan di atas dua kali UMR daerah. Jadi,keluarga kalian dianggap sudah mampu."

Lihat selengkapnya