AERTERNA

Oleh: Ferdi Ferdian

Blurb

Apa yang lebih mengerikan dari pulang dengan tangan berlumuran darah dan ingatan yang kosong?

​Melihat kedua orang tuamu tersenyum, menyodorkan cairan pemutih, dan berbisik, "Biar kami bersihkan."

​Di dalam rumah kaca keluarga elit ini, reputasi adalah segalanya. Pembunuhan bukanlah tragedi, melainkan sekadar noda yang harus dihilangkan. Namun, ketika mayat teman sekolahnya ditemukan, Camellia mulai dihantui paranoia mematikan: Apakah ia benar-benar seorang pembunuh, atau ia sedang dikurung bersama psikopat yang memanggilnya "Anakku"?

Lihat selengkapnya