Blurb
Bagi Senja, masa depannya sudah lama hilang arah. Ia dipaksa mengubur cita-cita, menahan perihnya cemoohan, hingga terjebak masa lalu yang tak pernah memberi kepastian.
Berada di titik terendah membuat Senja sadar akan pilihan untuk berhenti berharap dan berdamai dengan takdir. Perlahan, ia menata kembali puing hatinya lewat untaian doa dan barisan kajian.
Namun, takdir Allah selalu punya cara yang indah. Keisengannya mencari teman cerita di sebuah aplikasi justru mempertemukannya dengan sosok tak terduga. Tanpa janji manis semu, laki-laki itu datang membawa seluruh keseriusannya langsung ke hadapan orang tua Senja.
Setelah badai air mata yang panjang, akankah laki-laki ini hadir sebagai pelabuhan terakhir tempat Senja melabuhkan hati dan segala doanya?