Pekerjaan ini di mulai sama seperti sewaktu Oma di rumah sakit. Widya akan menjadi asistennya melakukan kegiatan sehari-hari. Dari mulai perempuan tua itu bangun hingga tidur lagi. Mungkin apa yang dilakukan Widya ini bersifat monoton dan bisa saja membuatnya mengalami kejenuhan.
Namun, sebisa mungkin gadis itu akan berusaha mengantisipasi. Widya ingin dirinya memiliki sikap profesional. Mampu menahan ego dan keinginannya sehingga baik Oma, dirinya, bahkan Mada akan jauh dari kata kecewa atas apa yang sudah dikerjakannya.
Seperti di hari Senin ini, setelah pamit dari kosan dan membawa barang-barang pribadinya pindah ke kediaman Oma. Usai makan siang bersama nyonya besar rumah itu. Widya lantas mengajak Oma dan dua ART-nya menonton film di platform OTT meskipun Oma tak bisa melihat.
Namun, perempuan tua itu masih bisa mendengar dengan baik sehingga Widya ingin melakukan kegiatan ini sebagai hiburan untuk Oma dan yang lainnya sehingga mereka tidak merasa jenuh karena kerap kali menghabiskan waktunya di dalam rumah saja.
Widya mulai memutarkan film bergenre komedi agar Oma dan dua ART-nya bisa tertawa lepas bersama menghilangkan kejenuhan yang selalu mereka hadapi dalam rutinitas sehari-hari. Di jam pertama mereka menonton film. Di jam selanjutnya mereka karaokean bersama. Tak usah di luar cukup di rumah saja. Toh ada fasilitasnya
***
Ketika malam dan waktunya tidur. Muncul rasa ragu pada diri Widya. Apa iya, dirinya itu akan tidur sekamar dengan nyonya besar alias Oma. Nenek dari bosnya itu? Tapi inikan bukan keinginannya. Ini perintah dari Oma sendiri dan diamini oleh cucunya, tapi kesannya gadis itu jadi kurang ajar, ngelunjak padahal ini hari pertamanya dia tidur di rumah ini
Barang pribadinya pun sudah tersimpan rapi di sana berbarengan dengan barang pribadi Oma. Tadi, begitu Widya sampai di sini. Oma langsung menyuruh gadis itu merapikan barang-barang yang dia bawa. Dibantu Bi Pini yang mendapat perintah langsung dari Oma.
Widya akhirnya memberanikan masuk ke kamar itu. Memang agak larut Karena dia pikir, Oma sudah tidur pulas di waktu ini. Namun, ternyata Widya salah besar. Oma masih terjaga dan terdiam di tempat tidur, tapi pergerakan yang dilakukan Widya membuatnya menyadari jika gadis itu sudah masuk ruangan ini
"Ternyata menonton film dan karaokean kayak tadi siang itu asyik juga ya, Widya. Biar saya sekarang buta dan cuma bisa mendengarkan tapi kegiatan itu sangat menyenangkan," katanya.
"Oma, belum tidur?"
"Kenapa kamu, kaget?"
"Ayo cepat berbaring. Kita ngobrol aja dulu sambil tiduran, Widya,"