AKAD

Dini Kirani
Chapter #31

Di Kamar Oma

Widya perlahan membuka kedua matanya. Keadaan dirinya dan tempat tidur ini tak lagi sama, berantakan dan sekitarnya begitu memprihatinkan. Statusnya pun kini telah berubah. 


Bukan lagi seorang gadis, melainkan seorang perempuan yang sah sebagai istri baik secara lahir maupun batin. Ingatannya lantas berputar ke beberapa jam lalu. Saat suaminya Mada memintanya untuk dilayani secara batin. Air mata itu pun seketika menetes.


Perempuan itu merasa ditipu sang bos yang melanggar janji ucapannya sendiri. Sesenggukan Widya ketika menatap pria yang ada di sampingnya. Namun sepertinya, pria yang sedang bersamanya itu sama sekali tak terganggu. Dia masih terlelap walau tidur dengan keadaan bertelanjang dada.


Widya lantas beralih, dia ingin membersihkan diri di toilet. Tapi langkahnya terasa tak nyaman akibat perbuatan pria itu semalam.

Selepas membersihkan diri. Masih ada waktu bagi Widya melaksanakan salat malam.


Memohon ampun karena apa yang dilakukan semalam memanglah wajar. Keduanya telah sah menjadi sepasang suami-istri meski pernikahan itu hanyalah pernikahan berdasarkan hukum agama. Namun, Widya merasa telah melakukan dosa. Dosa karena dirinya tidak memberitahu keluarganya terutama sang ibu.


"Yaa Allah, hamba tahu apa yang hamba lakukan ini salah. Hamba berdosa karena tidak memberitahu dan meminta doa restu pada Ibu,"


"Yaa Allah, hamba ingin apa yang terjadi semalam tidak membuat hamba kesulitan suatu hari nanti. Jika terjadi apa-apa pada diri hamba,"


Setelah berdoa, Widya melanjutkan kembali salatnya. Namun, kali ini dia melaksanakan salat wajib. Selepas itu dia merapikan semua pakaian yang ada di lemari dengan sangat hati-hati memasukkan semua pakaian ke dalam koper hitam miliknya.


Setelah semuanya rapi dan merasa tak ada satupun barang miliknya tertinggal. Barulah dia menemui Pini dan Piah. Yang mungkin saja sudah berada di dapur.



***



"Bi Pini!"


Mendengar namanya disebut, Pini yang ingin menyalakan kompor lantas reflek menoleh.


"Astaghfirullah, bikin kaget aja. Kirain siapa, Wid? Kok udah rapi banget. Emang mau ke mana?"


"Mau pulang, semalam dapet kabar dari adik di rumah. Kalo Ibu lagi sakit,"


"Tapi ini jam lima pagi loh. Emang udah ada kendaraan yang jalan?"


"Mau naik kereta pagi. Jadi mesti berangkat pagi-pagi. Mana Bi Piah, saya kok ndak lihat dia?"


"Oh, dia lagi sakit gigi. Jadi aku suruh tidur dulu sebentar. Kasihan ndak bisa tidur dia semalam. Gara-gara sakit giginya itu,"


Lihat selengkapnya