Seperti yang sudah Widya sampaikan kepada ibunya. Jika dia ingin kembali mencari pekerjaan di kota. Masalah klasik yang sering dihadapi orang-orang kelas bawah macam keluarganya. Masalah utama untuk orang seperti dirinya karena dialah tulang punggung di keluarga. Meski sang ayah sudah kembali dari merantaunya.
Namun, tetap saja laki-laki itu tidak bisa diandalkan. Terlebih saat ini dirinya menderita stroke. Sebelah tubuhnya mengalami kelumpuhan sulit untuk digerakkan. Jelas ini masalah bagi Widya. Perempuan itu tak sampai hati jika Keluarganya terus menerus mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup.
Jika Widya masih di kampungnya tentu saja dia tak bisa lagi mendapatkan penghasilan. Ditambah lagi ada dua anggota baru di dalam keluarganya. Jelas masalah ini yang menjadi gangguan dipikirannya Sebagai tulang punggung keluarga. Dirinya memikirkan, bagaimana cara keluarganya untuk memenuhi segala kebutuhan?.. Jika masih bertahan di kampung halaman.
Oleh karena itu, Widya mengambil keputusan. Jika dia akan kembali ke kota untuk mencari pekerjaan. Entah apapun nanti pekerjaannya. Asal pekerjaannya halal dan tidak merugikan orang. Pasti dia akan menerima dengan rasa syukur dan terima kasih. Ini semua Widya lakukan semata-mata agar kebutuhan hidup dirinya dan keluarganya dapat terpenuhi.
"Bu, ini ada sedikit uang untuk jaga-jaga kalau ada kebutuhan mendesak atau mendadak," ucapnya seraya menyerahkan uang sebesar dua juta rupiah kepada Hartini,"
"Uang apalagi. Bulan ini saja kamu sudah banyak kasih uang buat Ibu. Lebih baik uangnya ditabung buat keperluanmu sendiri, Widya,"
"Lagi pula kamu mau ke Jakarta. Jadi, seharusnya, yang pegang uang itu kam. Buat jaga-jaga hidup di sana,"
"Ibu tau cari kerja itu ndak gampang, harus banyak bersabar, harus ada dana persiapan. Buat jaga-jaga kalau kamu belum mendapatkan pekerjaan, Widya,"
"Sudah, Bu. Semua sudah aku persiapkan, Ibu ndak perlu khawatir. Aman kok,"
"Nanti kalau aku sudah dapat kerja lalu gajian. Aku kirim uang buat keluarga, terutama pada Ibu,
"Aamiin, Ibu doakan. Kamu segera dapat pekerjaan. Biar kamu senang, Ibu juga senang,"
"Aamiin, terima kasih doanya, Bu,"
***
Dengan penampilan barunya yang kini lebih tertutup dan islami. Widya berangkat dari kota kelahirannya menuju Jakarta. Perempuan itu akan menempuh perjalanan kurang lebih delapan jam untuk sampai di sana. Widya akan kembali mengais rezeki setelah hampir tiga bulan beristirahat di kampung halamannya. Tidak ada teman sejawat yang dia beri tahu jika dirinya akan kembali ke ibu kota.