AKAD

Dini Kirani
Chapter #52

Bekerja di Warung Makan

"Kerja ya, Bu. Satu Minggu?"


Widya tampak berpikir sejenak sebelum memutuskan ya atau tidak menerima pekerjaan dari pemilik warung makan tersebut.


"Ayolah, Mbak, bantu saya sebentar saja. Jangan khawatir saya gak akan macam-macam, usaha ini juga saya dirikan secara halal. Saya juga akan memberikan Mbaknya upah yang layak,"


"Makanan juga bebas apa saja Mbak boleh ambil semua yang dimasak di sini. Setiap jam makan, tiga kali sehari,"


"Mbaknya juga boleh tinggal di sini kalau mau, di lantai dua kebetulan di sana ada dua kamar tidur,"


"Maaf, Bu. Izinkan saya bertanya. Kenapa Ibu menawarkan pekerjaan ini pada saya. Padahal saya hanyalah pembeli di warung ini?"


"Uang saya kurang dan saya hanya numpang makan di sini,"


"Numpang makan. Gak kok, Mbaknya bayar pake tenaga dan karena itulah saya tertarik mengajak Mbaknya bergabung kerja di sini,"


"Tapi saya mau-?"


"Jangan khawatir, Mbak. Saya bukan orang aneh kok, demi Allah, saya seorang janda, cerai karena kematian suami. Waktu itu usia saya masih muda, anak saya ada lima,"


"Dan Alhamdulillahnya, sekarang semua sudah pada mandiri dan tiga dari lima anak saya juga sudah berkeluarga,


"Tapi Ibunya masih kelihatan muda?"


"Kan dulunya saya nikah muda, kalo sekarang. Itu karena saya rajin perawatan muka dan badan,"


"Ibunya gak ada niatan gitu untuk menikah lagi?"


"Ada sih, tapi nanti sajalah. Kalau semua anak saya sudah berkeluarga. Baru saya akan memikirkan kebahagiaan diri sendiri,"


Lihat selengkapnya