AKAD

Dini Kirani
Chapter #53

Ada Udang di Balik Batu

Hari ini warung sudah tutup lebih awal. Bukan karena menu makanan banyak yang tidak terjual habis, tapi karena sebaliknya menu sudah banyak yang ludes hanya menyisakan sedikit nasi dan sayur bihun dan itu pun dimasak secara dadakan sore tadi. Badan Widya sudah merasakan lelah. Namun, itu terasa terbayar  bila  melihat banyak menu sayur  dan lauk yang dimasak  Mardiyah terjual habis.


Setelah semua pekerjaannya selesai. Barulah Widya membersihkan diri. Lantaran satu jam lagi. Perempuan itu akan diajak Ronny anak bosnya ke suatu tempat. Entah Widya ingin diajak ke mana?. Namun, yang pasti laki-laki itu ingin mengajaknya  bicara. Katanya dia ingin membicarakan sesuatu yang sangat penting dan rahasia bersamanya .


Melihat Widya yang sudah tampil rapi, cantik, dan memesona membuat Atikah yang tinggal satu atap dengannya di lantai dua. Seperti tidak menyukai bahkan perempuan itu tampak ketus, apalagi setelah melihat ada Ronny yang menunggunya  di halaman depan warung dengan menunggangi motor CBR merah miliknya.


"Kamu mau jalan sama Mas Ronny?"


"Iya, Teh,"


"Mau jalan ke mana?"


"Ndak tau, kan saya cuma diajak. Ya, saya manut aja,"


"Aku bilangin ya, ati-ati aja deh, kalo jalan sama tuh anak,"


"Memangnya kenapa kok saya disuruh hati-hati sama Mas Ronny padahal kan dia itu orang baik?"


"Itu karena kamu belum kenal aja sama dia. Nanti kalo udah kenal lama juga kamu dimainin sama dia,"


"Bawa tuh kuncinya sekalian. Saya males banget, kalo nanti udah tidur. Tiba-tiba  denger suara ketukan suruh saya bukain pintu," jelasnya sambil melempar benda itu dan langsung ditangkap oleh Widya.


"Oh, baiklah kalau begitu. Saya izin jalan dulu,"


***


Ternyata Ronny mengajak Widya ke restoran sea food. Restoran favorit laki-laki itu bila dia ingin menyantap menu laut andalannya.


"Wid, kamu ada alergi gak. Kalo  menyantap menu makanan beginian?" tanyanya.


"Sejauh ini gak tuh, Mas. Kulit dan perut saya santai-santai aja. Kalau dimasak dengan benar,"


"Kalo soal itu, dijamin sih higenis dan fresh. Kamu pasti suka,"


Keduanya pun akhirnya menentukan menu pilihannya yang akan mereka santap.


"Mas Ronny, ngajak saya ke tempat ini cuma mau saya menemani Mas makan sea food?"


"Gak juga. Ada hal lain lagi yang ingin saya ceritakan dan itu pun kalo kamu berkenan,"


Widya mengerutkan dahinya.


"Langsung saja, Mas. Ke inti ceritanya. Biar saya paham?"


"Jadi saya sudah menjalin hubungan lumayan lama dengan seorang gadis dan saya berencana ingin menikahinya, tapi-,"


"Tapi, apa? tanya Widya memotong ucapannya karena Ronny terdiam agak lama.


Lihat selengkapnya