Aku Anak Nakal?

Firmansyah Slamet
Chapter #15

Februari 2018



"Rissa!" teriak Mbak Vana saat aku baru pulang mengantar mama dari pasar.


"Kau tahu kapan pacarmu itu berangkat ke Australia?"


"Enggak" jawabku santai,." Memang kenapa? Aku sudah siapkan hadiah kok buat dia, supaya terus ingat aku saat di Australia sana.


"Bodoh kau ternyata."


"Apaan sih mbak," ucapku mengeluarkan semua belanjaan.


"Pacarmu berangkat hari ini."


Aku terkekeh mendengar ocehan konyol Mbak Vana.


"Aku gak bercanda." ucap Mbak Vana yang dibantu oleh suaminya. Dan memang terlihat memang mereka tidak sedang bercanda.


Segera aku cek ponsel yang tergeletak begitu saja di kamar. Dan memang benar Mamed berangkat hari ini tanpa memberitahu. Ia memang tak pernah membicarakan kapan tepatnya keberangkatan menuju Australia. Betapa bodohnya Mamed itu. Dengan secepat kilat aku berlari dan tak menemukan mobilku. Mau tak mau mobil Mamed menjadi pilihan untuk mengejarnya.


"Enggak!! Aku enggak mau!" kata mobil Mamed.


"Diam, atau ku kembalikan kau ke showroom!" Aku mengancam.


"Itu jauh lebih baik."


"Shut the fuck up!" kataku.


Segera aku pacu mobil ini, meskipun menggerutu. Rupanya mobil ini juga tak ingin melewatkan untuk menemui sang majikan sebelum berangkat ke Australia. Laju mobil cukup liar bahkan bisa dibilang luar biasa. Dan akhirnya aku sampai di bandara dengan wajah sedikit pusing karena harus terpaku untuk waktu yang lama dalam konsentrasi di jalan.


Segera aku keluar mobil dan mencari dimana ia berada, panggilan dariku sama sekali tak ia jawab. Hingga akhirnya aku menemukannya yang baru masuk dan menarik koper. Rupanya aku menyalipnya saat di jalan. Kita berkontak mata.


Lihat selengkapnya