Blurb
Bagaimana jika takdir memberimu anak-anak yang istimewa, tapi dunia tak memberimu pilihan lain selain bertahan?
Raka, seorang ayah biasa, mendapati hidupnya runtuh perlahan. Anak pertamanya didiagnosis ADHD, dan yang kedua mengidap autisme. Istrinya belum sepenuhnya hadir, ekonomi keluarga hancur, dan hari-hari dipenuhi kelelahan mental yang tak terlihat.
Tapi di tengah runtuhan itu, ada satu hal yang tidak pernah ia lepaskan: cinta.
"Aku Harus Menerima" adalah kisah perjalanan batin seorang ayah yang menolak menyerah pada nasib. Tentang keberanian untuk tetap berjalan meski dunia tak ramah. Tentang menerima, bukan sebagai bentuk kekalahan, tetapi sebagai puncak tertinggi dari mencintai.
Novel ini bukan tentang keajaiban instan. Ini tentang perjuangan yang nyata. Tentang air mata yang diam, peluh yang tak dihitung, dan kekuatan dalam diam seorang ayah yang memilih untuk tidak pergi.