Blurb
Arga kembali ke kota kecil yang pernah ia tinggalkan, berharap memulai hidup baru dan mengubur luka lama yang selama ini ia simpan dalam diam. Namun kepulangannya justru mempertemukannya kembali dengan Larasti—cinta pertama yang dulu pergi tanpa penjelasan, meninggalkan kenangan yang tak pernah benar-benar padam.
Pertemuan itu menyalakan kembali bara perasaan yang pernah mereka miliki. Kenangan masa lalu bangkit perlahan, menggoda hati Arga untuk kembali percaya pada cinta yang dulu ia impikan sebagai pelabuhan terakhir hidupnya.
Tetapi kini hidup Arga tak lagi sama. Di sisinya telah ada Nadira, perempuan yang mengenal setiap sisi rapuh dirinya dan setia menemaninya melewati masa-masa paling gelap. Cintanya tumbuh perlahan, tenang, namun kuat—sebuah cinta yang tidak lahir dari kenangan, melainkan dari kesabaran dan ketulusan.
Ketika masa lalu dan masa kini saling bertabrakan, rahasia yang lama tersembunyi mulai terkuak. Kecemburuan, ketakutan kehilangan, dan kebenaran yang selama ini disembunyikan perlahan mengubah cinta menjadi medan pertempuran hati.
Di antara kenangan yang membara dan kesetiaan yang mengakar, Arga harus memilih: kembali pada cinta lama yang belum selesai, atau bertahan pada cinta yang telah menemaninya melewati badai kehidupan.
Sebab tidak semua cinta diciptakan untuk berakhir bersama. Kadang cinta justru hadir untuk mengajarkan bagaimana melepaskan—dengan luka yang sama.