AKU, KIRANA DAN BOBI + ROCKY

Marlon Anaka
Chapter #12

"Orang" Ketiga Dan "Orang" Keempat

Kalau dipikir-pikir...

Ada satu hal yang belakangan ini mulai mengganggu pikiranku.

Bukan...

Bukan cicilan.

Bukan tagihan listrik.

Apalagi utang di warung.

Melainkan...

Perhatian istriku.

Aku merasa...

Akhir-akhir ini kasih sayang Kirana sudah tidak sepenuhnya milikku.

Bukan karena ada laki-laki lain.

(Syukurlah bukan)

Melainkan...

Karena ada dua makhluk berbulu yang datang membawa

 perubahan besar di rumah kecil kami.

Namanya...

Bobi.

Dan Rocky.

Awalnya aku tidak menyadari.

Sampai suatu sore...

Aku dan Kirana sedang duduk santai di sofa ruang tamu.

Aku menyeruput kopi.

Kirana menikmati teh hangat.

Televisi menyala.

Entah acara apa.

Yang jelas...

Aku lebih sibuk menikmati kebersamaan daripada menonton televisi.

Aku mulai mendekat sedikit.

Kirana juga ikut mendekat.

Suasananya hangat.

Tangan mulai bergerilya

Tenang.

Romantis.

Belum sempat bahuku benar-benar menyentuh bahu Kirana...

"Pluk."

Seekor makhluk putih meloncat ke sofa.

Bobi.

Ia langsung duduk tepat di antara kami.

Aku meliriknya.

Bobi melirikku balik.

Mukanya datar.

Seolah berkata,

"Jaga jarak, Bos."

Aku menghela napas.

"Bob..."

"Geser dikit."

Bukannya geser.

Dia malah rebahan.

Aku belum selesai mengeluh...

"Pluk."

Satu lagi datang.

Rocky.

Dengan santainya ia meloncat.

Lalu tidur di sisi Kirana.

Lengkap sudah.

Aku duduk di ujung sofa.

Sedangkan Kirana...

Diapit dua hewan berbulu.

Aku memandangi pemandangan itu beberapa detik.

Lalu bergumam pelan.

"Perasaan..."

"...aku yang nikah."

"Kok aku yang jadi obat nyamuk."

Kirana menoleh.

"Hah?"

"Nggak..."

"Aku lagi curhat sama nasib."

Kejadian itu ternyata bukan sekali dua kali.

Hampir setiap kami duduk berdua...

Entah bagaimana caranya...

Bobi dan Rocky selalu tahu.

Mereka datang.

Tanpa diundang.

Lihat selengkapnya