Blurb
Rania terbiasa menjadi kuat.
Sebagai anak pertama, ia menjalani hidup dengan memenuhi harapan banyak orang. Menjadi sandaran keluarga, menyimpan lelah sendirian, dan berpura-pura baik-baik saja meski hatinya sering kali tidak demikian. Di tengah hiruk-pikuk Jakarta dan hujan yang seakan tak pernah benar-benar berhenti, Rania terus berjalan tanpa memberi ruang bagi dirinya untuk rapuh.
Sampai ia bertemu Aksa.
Pertemuan sederhana di sebuah halte saat hujan turun tanpa aba-aba perlahan mengubah banyak hal. Aksa tidak datang dengan janji-janji besar. Ia hanya hadir,dengan kesabaran yang tenang dan kehangatan yang membuat Rania merasa tidak perlu menghadapi semuanya sendiri.
Namun hidup tidak pernah semudah itu.
Di antara tuntutan keluarga, tekanan ekonomi, dan luka-luka yang tak pernah benar-benar sembuh, Rania kembali tenggelam dalam kebiasaannya: memendam, diam, dan menjauh. Sementara Aksa mulai memahami bahwa cinta tidak selalu mampu menyelamatkan seseorang yang belum selesai berdamai dengan dirinya sendiri.
Aku Lupa Akan Derasnya Hujan, adalah kisah tentang cinta yang datang perlahan, tentang kehilangan yang tidak pernah benar-benar dijelaskan, dan tentang seseorang yang belajar bahwa tidak semua yang hadir dalam hidup ditakdirkan untuk menetap.
Karena pada akhirnya, sesuatu yang pernah datang dengan sangat deras, tetap bisa berhenti. Dan yang tersisa hanyalah kenangan yang sesekali turun seperti hujan.