Alfa Beta

Rizky Ade Putra
Chapter #3

Harus berani dong !

Setelah tidak terasa lamanya Aku tertidur sejak sore hari terang hingga berubah menjadi gelapnya malam, lagi – lagi Aku dibangunkan oleh suara yang berasa dari balik pintu kamar-ku. Namun suara kali ini begitu lembut dan tidak membuat jantung-ku serasa mau copot.

“Tok . . . Tok . . . Tok . . .”(suara ketukan pintu kamar-ku).

“Den . . ., Den . . ., Aden di dalam tidur atau tidak Den ?”

Ternyata itu suara ketukan dari Bibi Mery yang memanggil-ku.

“Ohiyaa Bi ada apa?” sahut-ku pada Bibi Mery yang berada di luar kamar-ku dari dalam kamar.

“Keluar sebenar Den, Bibi mau ngomong sebenar sama Aden.” Pinta Bibi Meri pada-ku.

“Iyaa Bi, tunggu sebentar ya Aku bukakan pintu.” Jawab-ku.

“Klaak . . .”(suara pintu kamar-ku yang terbuka).

“Ada apa Bi . . .” Tanya-ku pada Bibi Mery.

“Jadi gini Den . . ., sebelumnya Bibi mau minta maaf sama Aden.” Ucap Bibi Mery dengan gugup pada-ku sembari memainkan baju daster-nya.

“Minta maaf untuk apa ya Bi?, Aku gangerti Bi.” Tanya-ku kembali atas kesalahan apa yang Bibi Mery perbuat pada-ku sampai Ia meminta maaf pada-ku.

“Sebenarnya. . ., Yang memberitahu Mamah Aden soal ada puntung rokok di celana sekolah Aden itu adalah Bibi.” Dengan tatapan wajah Bibi Mery ke arah-ku dengan ketakutan dan merasa bersalah.

“Oaaalah . . ., Ternyataa ???. . Ya ampun Bibi. . .” Aku pun langsung memahami dengan pikiran luas mengapa Bibi Mery meminta maaf sampai mendatangi kamar-ku.

“Maafin Bibi ya Den . . ., karena Bibi Aden jadi sampai di marahin sama Nyonya seperti tadi. Sampai – sampai Bibi yang sedang mencuci pun mendengar teriakan Nyonya. Sekali lagi maafin Bibi Den.” Tutur Bibi Mery dan memohon agar Aku memaafkan-nya.

“Aduuuh . . Gimana yaaaa Bi. . . Karena hal itu Aku di marahi abis – abisan sama Mamah.” Dengan memenga kepala-ku yang teringat kembali masalah itu.

Padahal, saat Aku bangun Aku tidak terfikir akan masalah siang tadi. Aku sudah masa bodo karena Aku tidak melakukannya. Tapi, karena penjelasan Bibi yang juga meminta maaf pada-ku, Aku jadi teringat kembali. Dan teringat juga atas perkataan Mamah yang akan memberitahukan hal tersebut pada Papah.

Lihat selengkapnya