Sepasang bola mata yang indah sedang menatap berkeliling untuk melihat beberapa petugas yang sedang hiruk pikuk menyiapkan panggung untuk acara fashion show kali ini. Gadis satu ini masih punya waktu untuk melihat betapa megahnya panggung sebelum dia harus masuk ruang make up dan berganti baju. Dia membatin dalam hati, tentu saja panggungnya megah, kali ini bukan fashion show produk biasa. Brand yang akan meluncurkan produk kali ini adalah sebuah brand baru yang namanya mulai cukup dikenal di berbagai negara, yaitu "Colour Me!".
Ini pasti akan menjadi sebuah acara yang menarik, sekaligus menjadi kesempatan bagi gadis yang bernama Gracia ini. Dia tersenyum karena merasa sangat senang. Tentu saja karena ini adalah kesempatan emas untuk lebih melambungkan namanya lagi. Sebenarnya, nama Gracia sebagai model sudah cukup melambung. Buktinya, dia tidak hanya terkenal di kampusnya sebagai salah satu cewek idaman, tapi juga terkenal di kalangan orang-orang yang bergelut di dunia modelling.
Gracia sudah menggeluti dunia modelling sejak dia masih di bangku SMA. Dari penghasilan yang didapatkan, dia bisa mewujudkan banyak impiannya. Salah satunya adalah kuliah di Jurusan Ekonomi di sebuah kampus ternama di Bandung. Kini, Gracia sudah semester 8. Sebentar lagi dia akan lulus dan menyandang gelar Sarjana Ekonomi. Tapi, rasanya masih ada yang kurang bagi Gracia. Impian terbesarnya masih belum juga terwujud hingga saat ini, yaitu menjadi seorang brand ambassador produk ternama.
Menurutnya, Gracia sudah memenuhi syarat untuk menjadi seorang brand ambassador apabila dinilai dari penampilannya. Rambut pendek sebahu yang memperlihatkan lehernya yang jenjang, kulitnya yang bersih dan cerah, wajahnya cantik dan menarik, serta tubuhnya yang tinggi dan langsing.
Sebenarnya, banyak orang yang mengiyakan kalau Gracia seharusnya sudah pantas untuk menjadi seorang brand ambassador sebuah produk, khususnya adalah produk fashion. Sayangnya, hingga sekarang Gracia masih harus menerima kenyataan kalau karirnya masih stuck sebagai model saja. Jelas saja, terkadang terngiang sebuah pertanyaan di dalam benaknya, "Apakah tidak ada yang tertarik untuk menjadikan aku sebagai brand ambassador produk?"
Setelah puas menikmati pemandangan panggung yang akan menjadi tempatnya bekerja hari ini, Gracia segera berjalan ke ruang make up. Disana ada beberapa model bersama dengan manajer dan penata rias masing-masing. Ada yang sudah selesai di-make up dan ada yang belum. Ada yang sedang sibuk memilih baju mana yang akan dipakai lebih dulu. Gracia langsung menemukan manajernya yang ganteng sedang melambaikan tangannya dan membawa sebuah dress putih yang cantik dan simple. Dia juga melihat penata riasnya sudah siap dengan peralatan make up-nya.
"Sudah siap, cantik?" tanya Ans, penata riasnya.
Gracia tersenyum dan mengangguk. Dia segera duduk di kursi yang disediakan.