Amarah Dan Cinta

Yellowflies
Chapter #4

Cara Bermain

Saskia tampak kaget ketika melihat Yasnina berada di rumah mertuanya pagi-pagi begini. Apalagi terlihat Yasnina sedang membuatkan sarapan bersama Sarjita. Mereka sangat akrab hingga membuat Saskia menjadi kikuk sendiri. Menarik nafasnya untuk melegakan diri, Saskia mendekati mereka.


“Ada yang bisa aku bantu, Mah?” tanyanya lembut.


Sarijta tersenyum tipis padanya. “Masih pengantin baru masa sudah di dapur, duduklah santai. Biar ini mama yang kerjakan.”


Saskia memilin ujung jilbabnya. Menjadi serba salah sekarang. “Tapi, aku boleh siapkan sarapan untuk mas Devan?”


Tiba-tiba Yasnina tertawa, lalu begitu reda dia berkata. “Mas? Sejak kapan Devan dipanggil mas? Semua orang tuh panggil dia abang atau namanya saja.”


“Itukan panggilan khusus aku sebagai istrinya.”


“Oh iya, lupa, sekarangkan dia udah ada bini,” kembali Yasnina mengaduk bubur di panci. Makanan yang disiapkan Yasnina untuk eyang yang memang tinggal satu rumah dengan Sarjita. Sedangkan nenek tinggal di rumahnya sendiri. “Mah, aku ke kamar eyang dulu ya.”


“Iya,” balas Sarjita sambil melihat Yasnina berlalu dengan membawa semangkuk bubur kacang hijau, dan juga segelas air mineral untuk eyang. Tak luput dari pandangan Sarjita, wanita itu menatap menantunya yang masih berdiri di dapurnya. “Kamu jangan tersinggung ya kalau hari ini atau lain waktu melihat Yasnina ada di rumah ini. Selama ini Yasnina membantu mama mengurus eyang.”


“Eyang sakit, Mah?”


“Ya namanya juga sudah tua,” jawab Sarjita. Dia memberikan mangkuk pada Saskia. “Kamu siapkan sarapan juga untuk Devan. Dia biasanya makan bubur kacang pakai potongan roti, tuh! Rotinya ada di meja.”


Cepat Saskia mengambil mangkuk itu, dan mengisinya dengan bubur. Sejenak dia terdiam karena bubur tersebut. “Ini yang buat kak Yasnina?”


“Iya, cobain deh. Rasanya enak lho.”


Meski ada perasaan kesal, tapi Saskia tetap menuangkan bubur itu ke dalam mangkuk. Dia tak mengerti mengapa Yasnina begitu dekat dengan keluarga suaminya, bahkan sudah seperti anak dari keluarga tersebut. “Aku enggak suka bubur kacang hijau, Mah.” balas Saskia pada akhirnya.


“Oh ya? Terus kamu sukanya apa? Biar lain kali mama bisa siapkan?”

Lihat selengkapnya