Anak Ke Empat Dari 11 Bersodara

Rana Kurniawan
Chapter #10

Pertengkaran Kecil

Pagi itu rumah kami kembali ramai seperti biasa.

Suara ibu dari dapur, suara kakak-kakakku yang sibuk, dan suara adik-adik yang saling memanggil sudah menjadi bagian dari keseharian.

Aku baru saja selesai membantu ibu mengambil air ketika suara ribut terdengar dari dalam rumah.

“Aku bilang itu punyaku!”

“Bukan! Itu punya aku!”

Aku langsung mengenali suara itu.

Rina dan Rini.

Seperti biasa, si kembar itu kembali bertengkar.

Aku masuk ke ruang tengah dan melihat mereka saling tarik sebuah sisir kecil.

Rina memegang satu sisi, Rini memegang sisi lainnya.

Wajah mereka sama-sama kesal.

“Ada apa lagi ini?” tanyaku sambil mendekat.

“Ka Rana, ini sisirku!” kata Rina cepat.

“Bohong! Itu punyaku!” balas Rini.

Aku menarik napas panjang.

Masalah kecil seperti ini sering sekali terjadi.

Kadang karena sisir, kadang karena baju, kadang bahkan hanya karena tempat duduk.

Aku mengambil sisir itu perlahan.

“Sudah, jangan tarik-tarikan. Nanti rusak.”

Mereka masih saling menatap dengan wajah kesal.

“Aku dulu yang beli!” kata Rina.

“Aku yang lebih sering pakai!” jawab Rini.

Aku hampir tertawa, tapi kutahan.

Ibu keluar dari dapur.

“Ada apa lagi?” tanyanya.

“Ribut soal sisir, Bu,” jawabku.

Ibu menggeleng pelan.

“Kalian ini… pagi-pagi sudah bertengkar.”

Rina dan Rini langsung diam.

Walaupun mereka sering ribut, kalau ibu sudah bicara, biasanya mereka sedikit tenang.

Lihat selengkapnya