Anak Ke Empat Dari 11 Bersodara

Rana Kurniawan
Chapter #16

Malam Tanpa Listrik

Malam itu hujan kembali turun sejak sore.

Angin bertiup cukup kencang, membuat beberapa jendela rumah berbunyi pelan karena tertiup angin.

Kami semua berkumpul di ruang tengah.

Ibu sedang melipat pakaian, kakak-kakakku membantu membereskan rumah, sementara adik-adik duduk sambil bercanda kecil.

Aku sedang bermain dengan Ridwan, melihatnya mendorong mobil-mobilan kecil yang kubelikan kemarin.

Ia terlihat sangat senang.

Tiba-tiba…

“PRAK!”

Suara keras terdengar dari luar.

Tak lama kemudian, lampu rumah langsung mati.

Gelap.

“Yahhh!” suara Rina dan Rini langsung terdengar bersamaan.

Ridwan langsung mendekat ke arahku.

“Ka Rana… gelap…”

Aku tertawa kecil walaupun suasana memang mendadak sunyi.

“Iya, listriknya mati.”

Di luar, suara hujan masih terdengar deras.

Rumah kami hanya diterangi sedikit cahaya dari luar.

Ibu langsung mencari lilin.

“Sadiah, tolong ambil korek.”

“Iya, Bu.”

Tak lama kemudian, nyala lilin kecil mulai menerangi ruangan.

Bayangan kami terlihat bergerak di dinding rumah.

“Kalau begini jadi serem,” kata Mira pelan.

Rina langsung mengganggunya.

“Takut ya?”

“Enggak!”

Semua tertawa kecil.

Suasana yang tadi gelap dan sunyi perlahan kembali hangat.

Lihat selengkapnya