Anak Ke Empat Dari 11 Bersodara

Rana Kurniawan
Chapter #21

Sahur Pertama

Bangun... sahur... bangun...

Suara ibu terdengar pelan di tengah malam yang masih gelap.

Aku membuka mata perlahan.

Di luar, suasana masih sunyi. Hanya terdengar suara beberapa orang yang juga mulai bangun untuk sahur.

Aku duduk sambil mengusap wajah.

Hari pertama Ramadan akhirnya tiba.

Di dapur, ibu sudah menyiapkan makanan sederhana.

Ayah sudah duduk lebih dulu.

Satu per satu saudara-saudaraku mulai berkumpul.

Rina dan Rini masih mengantuk.

Mira bahkan hampir tertidur sambil duduk.

Sedangkan Ridwan berusaha terlihat semangat walaupun matanya masih setengah tertutup.

Aku tersenyum melihat mereka.

"Ridwan, kuat puasa?" tanyaku.

"Kuat!" jawabnya cepat.

Semua tertawa.

Ayah sampai menggeleng sambil tersenyum.

"Nanti kita lihat sore."

"Aku pasti kuat!"

Kami sahur bersama.

Suasana sederhana itu terasa hangat.

Di luar masih gelap, tetapi rumah kami penuh dengan suara keluarga.

Momen seperti itu selalu menjadi bagian yang paling kusukai saat Ramadan.

Setelah salat Subuh, sebagian kembali tidur.

Namun aku memilih duduk di depan rumah.

Udara pagi terasa sejuk.

Langit mulai berubah warna perlahan.

Lihat selengkapnya