Anak mulai masuk kesekolah smp ditahun 2022

Arifin
Chapter #18

#18 untuk Mengisi Waktu dengan Hal yang Bermanfaat

Setelah menerima rapor semester pertama, Anisya akhirnya memasuki masa liburan sekolah.


Tidak ada lagi tugas yang menumpuk.


Tidak ada ujian yang membuatnya harus belajar hingga larut malam.


Suasana rumah terasa lebih santai dibanding beberapa bulan sebelumnya.


Meski demikian, Anisya tidak ingin menghabiskan seluruh waktu liburannya hanya dengan bermain atau menggunakan ponsel.


Ia teringat pesan ayah yang selalu mengatakan bahwa waktu adalah sesuatu yang sangat berharga.


Suatu malam, ayah menelepon dari Papua Barat seperti biasanya.


"Nis, bagaimana liburannya?"


"Alhamdulillah baik, Yah."


"Senang setelah selesai semester pertama?"


"Tentu, Yah."


Ayah tertawa kecil.


"Libur itu penting."


"Tapi jangan sampai semua waktu habis tanpa kegiatan yang bermanfaat."


Anisya mengangguk.


"Ayah dulu juga senang saat liburan sekolah."


"Tapi ayah selalu diajarkan untuk tetap melakukan hal-hal yang berguna."


Keesokan harinya, Anisya mulai membuat daftar kegiatan selama liburan.


Ia ingin membantu ibunya di rumah.


Ia ingin membaca beberapa buku yang belum sempat dibaca saat semester berlangsung.


Ia juga ingin tetap berolahraga agar tubuhnya tetap sehat.


Selain itu, ia ingin meluangkan lebih banyak waktu bersama Alfandi.


Alfandi sangat senang karena kakaknya kini memiliki lebih banyak waktu di rumah.


Hampir setiap sore mereka bermain bersama di halaman rumah.


Kadang mereka bersepeda.


Kadang bermain bola kecil.


Kadang hanya duduk bercerita tentang pengalaman sekolah masing-masing.


"Kak, nanti kalau aku sudah SMA, apa pelajarannya susah?"


tanya Alfandi.


Anisya tersenyum.


"Kalau rajin belajar, semuanya bisa dipelajari."


Alfandi mengangguk dengan serius meskipun usianya masih kecil.


Di sela-sela liburan, Anisya juga tetap menjaga hubungan dengan teman-teman sekolahnya.


Mereka sesekali saling bertukar kabar melalui pesan.


Ada yang sedang pulang ke kampung keluarga.


Ada yang mengikuti kegiatan organisasi.


Ada juga yang membantu orang tua di rumah.


Masing-masing mengisi liburan dengan caranya sendiri.


Suatu hari, ibu meminta bantuan Anisya untuk menemani berbelanja kebutuhan rumah tangga.


Tanpa mengeluh, Anisya ikut membantu.


Saat melihat putrinya semakin dewasa dan bertanggung jawab, ibu merasa bangga.


"Nis."


"Iya, Bu."


"Ibu senang melihat kamu sekarang."


"Kenapa, Bu?"


"Kamu mulai memahami bahwa menjadi anak yang baik bukan hanya tentang nilai sekolah."


"Tetapi juga tentang membantu keluarga."


Anisya tersenyum.


Nasihat itu ia simpan baik-baik dalam hatinya.


Beberapa minggu kemudian, ayah mendapat jadwal rota off dan berkesempatan pulang ke kampung halaman.


Kabar itu langsung membuat seluruh keluarga bahagia.


Lihat selengkapnya