ANAK PUNGUT

Onet Adithia Rizlan
Chapter #1

KATA HATI

Hidup bagiku adalah pertanyaan demi pertanyaan yang tak akan pernah selesai. Sama halnya ketika kau dilahirkan, saat itu juga kita bersiap untuk menyongsong kematian. Ketika kau menghirup oksigen, dia mengantarkanmu menjadi tua karena proses oksidasi--seperti buah menjadi busuk dan besi yang akan berkarat--jika engkau enggan menghirup oksigen, kau akan mati. Itu adalah dua pilihan yang paradoks! Sungguh betapa hidup ini sangat membingungkan. Kenapa Tuhan menciptakan dua sisi dalam kehidupan ini. Ada siang, ada malam, suka-duka, lelaki dan perempuan, lalu ada hidup dan mati. Sungguh aku bingung pada konsep kehidupan ini.

Oh ya, namaku: Arsakha Faiz Bahtiar, artinya: seorang bangsawan pemenang yang kaya dan sejahtera. Mungkin dengan nama itu, kedua orangtuaku menyematkan harapan yang begitu sempurna di pundak anaknya ini. Lalu mereka memanggilku, Arsa. Sejak kecil hingga beranjak dewasa, panggilan itu sangat akrab di telinga. Walaupun aku sendiri lupa, apakah punya masa kecil yang bahagia atau tidak. Sebagian saja yang bisa diingat, tapi memang dari sedikit kenangan itu, banyak yang sengaja ingin kulupakan.

Kalian tahu apa yang paling kutakutkan dalam hidup ini? Mati dalam sunyi, sendiri dan sepi. Meski aku tak begitu peduli di tempat seperti apa menyongsong kematian itu nantinya. Aku hanya ingin ditemani, karena sejak kecil aku selalu merasa sendiri. Sudah terbiasa kalah atau dikalahkan, maka semakin sempurnalah ketakutanku pada kehidupan ini. Sunyi dan sendiri kemudian jadi pecundang. Hidup yang sangat menyedihkan.

Meski begitu, aku sangat yakin bahwa kehidupan punya cara sendiri untuk merangkul siapa pun yang merasa paling malang di dunia ini dan seburuk apa pun takdir yang menyertai. Meskipun kita merasa kehidupan adalah sebuah paradoks, tapi percayalah. Tuhan selalu menjadikan kita dalam bentuk yang paling baik di muka bumi. Karena kita adalah in optima forma!⚪

Lihat selengkapnya