"Bawel banget, sih."
Disa tak bisa menahan kekesalan pada orang yang menghubunginya berkali-kali, bertanya soal keberadaannya saat ini. Gadis itu menatap langit yang terus berkilat, ditambah lagi dengan hujan deras di malam yang kini sudah menunjukkan pukul sebelas malam. Sudah menunjukkan pukul sebelas malas, tetapi Disa masih belum bisa pulang, dia tak membawa jas hujan, mengharuskan dirinya berteduh di salah satu ruko yang tutup di pinggir jalan.
"Makanya kamu di mana? Biar aku jemput."