Angel Who Forgot

Diva Amane
Chapter #33

Hari Ini Masih Milikku

Pagi datang tanpa belas kasihan.

 Ako mencoba menghubungi Nagisa berkali-kali sejak fajar, tapi panggilan itu hanya berdering hampa tanpa jawaban. Pesan teksnya pun tak berbalas, seolah tertelan lubang hitam yang membungkam keberadaan sahabatnya. Ia menatap layar ponselnya dengan wajah yang semakin pias, sementara dadanya terasa seperti diikat simpul yang makin lama makin menyesakkan. Setelah berjam-jam tak ada kabar, ia terpaksa mengambil langkah terakhir.

 Ia mencoba menghubungi Naoya. Namun, ponsel itu pun tak kunjung diangkat.

 Sementara itu, di sebuah penginapan di Gifu, Naoya sedang sibuk mengurus administrasi check-out. Pagi yang seharusnya tenang justru dipenuhi kerumitan kertas, kunci kamar, dan urusan pembayaran yang harus dibereskan sebelum mereka benar-benar meninggalkan tempat itu. Ia berdiri di dekat meja resepsionis, menunduk sopan pada petugas sambil memastikan setiap detail barang bawaan mereka tidak tertinggal.

 Di dalam kamar, Mio sedang membereskan pakaian-pakaian Naoya ke dalam koper dengan ritual yang hampir obsesif.

 Ia bersenandung pelan sambil melipat kaus, menata jaket, celana, dan barang-barang kecil milik kakaknya dengan ketelitian yang berlebihan. Suaranya ringan, ceria, dan sangat kontras dengan heningnya kamar yang masih menyisakan sisa-sisa aroma tidur mereka. Sesekali ia menimang kemeja Naoya dengan wajah puas, seolah sedang menata sesuatu yang paling suci di dunia ini.

 “Selesai satu,” gumamnya riang, suaranya seperti denting lonceng.

 Tiba-tiba, ponsel Naoya yang tergeletak di atas meja kecil di sudut kamar berdering nyaring.

Lihat selengkapnya